Rabu, 26 Januari 2011

Crop Circle Turunkan Nurdin Muncul



Fenomena kemunculan crop circle yang diduga dihasilkan oleh UFO di Sleman menggugah kreativitas sekelompok pemuda membuat Crop Circle turunkan Nurdin Halid.
Jika crop circle yang terdapat di Sleman, Yogyakarta, menggunakan tanaman padi di persawahan, crop circle yang ini hanyalah sebatas olahan gambar dengan latar persawahan. Nampaknya, sang pencipta ingin karyanya ini terkesan muncul di wilayah Bali. Memang, PSSI baru saja menggelar Kongres tahunan di salah satu hotel di Pulau Dewata itu.
Gambar tersebut memperlihatkan logo PSSI berwarna hijau tua. Di bawah logo terdapat tulisan besar berisi pesan sang pencipta, yakni ‘Turunkan Nurdin’. Tampaknya, sang kreator ialah salah satu pecinta sepak bola tanah air yang mengharapkan perubahan besar dalam kepengurusan PSSI.
Dalam kurun waktu semusim belakangan, para pecinta sepakbola tanah air memang marak menyuarakan agar ketua umum PSSI saat ini, Nurdin Halid, lengser dari jabatannya yang sudah dipegang sejak sekitar delapan tahun itu. Mereka merasa PSSI tak punya sumbangsih apa-apa dalam menigkatkan kualitas sepakbola Indonesia, khususnya tim nasional Indonesia.
Teriakan dan spanduk bertuliskan ‘Nurdin Turun’ kerap muncul di laga pertandingan kompetisi sepakbola tanah air. Bahkan, teriakan dan spanduk tersebut juga muncul saat timnas Garuda berlaga di kompetisi Piala AFF Suzuki Cup 2010, yang saat itu juga disaksikan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Bahkan, seorang perempuan mempublikasikan nyanyian "Nurdin Turun Dong" di situs YouTube yang kemudian diputar berulang-luang di stasiun televisi Metro TV.
Fenomena kemunculan crop circle yang diduga dihasilkan oleh UFO di Sleman menggugah kreativitas sekelompok pemuda membuat Crop Circle turunkan Nurdin Halid.
Jika crop circle yang terdapat di Sleman, Yogyakarta, menggunakan tanaman padi di persawahan, crop circle yang ini hanyalah sebatas olahan gambar dengan latar persawahan. Nampaknya, sang pencipta ingin karyanya ini terkesan muncul di wilayah Bali. Memang, PSSI baru saja menggelar Kongres tahunan di salah satu hotel di Pulau Dewata itu.
Gambar tersebut memperlihatkan logo PSSI berwarna hijau tua. Di bawah logo terdapat tulisan besar berisi pesan sang pencipta, yakni ‘Turunkan Nurdin’. Tampaknya, sang kreator ialah salah satu pecinta sepak bola tanah air yang mengharapkan perubahan besar dalam kepengurusan PSSI.
Dalam kurun waktu semusim belakangan, para pecinta sepakbola tanah air memang marak menyuarakan agar ketua umum PSSI saat ini, Nurdin Halid, lengser dari jabatannya yang sudah dipegang sejak sekitar delapan tahun itu. Mereka merasa PSSI tak punya sumbangsih apa-apa dalam menigkatkan kualitas sepakbola Indonesia, khususnya tim nasional Indonesia.
Teriakan dan spanduk bertuliskan ‘Nurdin Turun’ kerap muncul di laga pertandingan kompetisi sepakbola tanah air. Bahkan, teriakan dan spanduk tersebut juga muncul saat timnas Garuda berlaga di kompetisi Piala AFF Suzuki Cup 2010, yang saat itu juga disaksikan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.
Bahkan, seorang perempuan mempublikasikan nyanyian "Nurdin Turun Dong" di situs YouTube yang kemudian diputar berulang-luang di stasiun televisi Metro TV.

Nurdin Menggalang Dana Buat Pertahankan Kekuasaannya



Lembar pernyataan dukungan kepada Nurdin Halid agar terpilih kembali sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Kabar yang beredar bahwa Ketua Umum PSSI Nurdin Halid menggalang dukungan pada kongres tahunan semakin terlihat bukan isapan jempol saja. Ada bukti Nurdin diketahui melakukan penggalangan kekuatan agar kembali terpilih menjadi ketua umum pada kongres pemilihan Ketua Umum PSSI 2011-2015, 19 Maret nanti, di Pulau Bintan, Kepulauan Riau.
Pada kongres yang digelar pada 20-21 Januari lalu itu, semua klub diminta untuk menandatangani surat pernyataan dukungan menggunakan kop surat dan materai Rp 6.000. Surat dukungan tersebut diedarkan pada malam sebelum kongres tersebut. Ketua Umum Persija Jakarta, Toni Tobias, membenarkan adanya surat dukungan tersebut.
"Memang benar. Bentuk dukungan berupa surat pernyataan dan telah kami tanda tangani kemarin, Jumat (21/1/2011)," ungkapnya.
Salah satu butir dalam surat dukungan tersebut, kata Toni, adalah tetap setia mendukung kepemimpinan Nurdin Halid hingga masa kepemimpinannya berakhir. Menurutnya, hampir semua klub tetap loyal terhadap Nurdin.
Adanya surat dukungan semakin diperkuat lewat pernyataan Komisaris Utama Persebaya 1927, Saleh Mukadar. Saleh, yang terkenal vokal membongkar kebobrokan PSSI, mengaku memiliki bukti bahwa surat pernyataan telah disebar kepada peserta kongres.
"Malam ini di lokasi kongres telah beredar surat pernyataan agar mendukung Nurdin sebagai Ketua Umum PSSI kembali. Saya telah punya bukti. Nanti saya akan memublikasikan kepada semuanya," ungkapnya.
Selain surat dukungan, Toni mengungkapkan dalam sidang kongres, PSSI berjanji akan memberikan kucuran dana sebesar Rp 2 miliar per tahun, sedangkan klub Divisi Utama sebesar Rp 300 juta per tahun. Klub-klub pun semakin berbunga-bunga setelah Nurdin juga berjanji akan melepaskan 99 persen saham PT Liga Indonesia yang selama ini dikuasai oleh PSSI.
Saat dikonfirmasi, Nurdin secara tegas membantah kabar tersebut. Pria asal Makassar itu menyatakan proses pemilihan berdasarkan statuta. "Itu fitnah. Kalau ada, alhamdulillah. Artinya, saya masih didukung sebagai Ketua Umum PSSI. Nurdin menegaskan bahwa proses pemilihan berdasarkan statuta PSSI. Kalau melenceng dari statuta PSSI, FIFA akan memberikan sanksi kepada kami," kata Nurdin saat memberikan keterangan pers seusai Kongres II PSSI di Hotel Pan Pasific, Bali, Sabtu (22/1/2011).
Nurdin sah-sah saja menyangkal tudingan tersebut. Namun, dari formulir yang diterima oleh Kompas.com, terdapat dua lembar formulir pernyataan bentuk dukungan. Lembar pertama berisi pernyataan dukungan untuk Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan lembar kedua berisi lembar pernyataan untuk anggota Komite Eksekutif. Lembar pernyataan untuk Nurdin tertulis menggunakan kop resmi PSSI yang ditempeli materai Rp 6.000.
"Pernyataan Dukungan Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015. Nama kandidat: Drs HAM Nurdin Halid. Tanggal Lahir: 17 November 1958. Dengan ini menyatakan bahwa kami menominasikan dan memilih Drs HAM Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015," demikian tertulis dalam formulir itu.
Di lembar tersebut disediakan kolom kosong untuk ditandatangani oleh Ketua Umum Pengprov dan Sekretaris Pengprov PSSI. Sementara lembar dukungan untuk anggota Komite Eksekutif tertulis, "Dengan ini menyatakan bahwa kami menominasikan dan memilih ______ sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015."
Di lembar ini disediakan kolom kosong untuk ditandangani oleh pengurus klub yang terdiri dari ketua umum dan sekretaris umum.
Jika ada kop PSSI, artinya lembar dukungan itu dari lembaga otoritas sepak bola Indonesia tersebut. Artinya lagi, nyaris tak mungkin jika Nurdin tak mengetahuinya karena dia sebagai ketua umum organisasi tersebut.

VIDEO NURDIN ALI - SAYYIDIN BAND ( Siap Dituntut Nurdin Halid )



Sadar lagu yang dibuatnya memang untuk menyindir petinggi PSSI Nurdin Halid, Sayyidin Band yang mengunggah video 'Nurdin Ali' di YouTube mengaku siap jika nantinya mereka dituntut karena itu. Namun mereka yakin, masyarakat Indonesia yang akan membela pun jumlahnya jauh lebih banyak.


Hal itu diungkapkan Manajer Sayyidin Band, Fajar di Basecamp Sayyidin Band, Jalan Bojong Koneng, Rabu (26/1/2011).


"Ya harus siap. Tapi kalau pun nanti kami dituntut saya yakin semua masyarakat Indonesia pasti membela," kata Fajar.


Menurutnya, hasil karya bandnya memang berisiko memuncukan protes atau keberatan dari pihak yang disindirnya.


"Ya ini risiko yang harus diambil. Kita hadapi saja kalau nanti mereka merasa bermasalah," ujarnya.


Namun sejauh ini, tanggapan masyarakat atas lagu 'Nurdin Ali' dinilai cukup baik meski tak dipungkiri ada juga yang bernada miring.


"Kalau lihat di Youtube sih komentarnya 90 persen mendukung," tutur Fajar.


Sayyidin Band mengunggah video 'Nurdin Ali' berdurasi 3 menit 57 detik di YouTube pada 23 Januari lalu yang berisi sindiran pada Nurdin Halid.


Sayyidin Band beranggotakan 2 vokalis yaitu Mohamad Abdullah Fadilah (24) dan Andry Irawan (23) dan 1 gitaris yaitu Rezka Fahmi Fauzi (22) telah terbentuk

sejak tahun 2004 lalu. Band ini merupakan band sekolah, yang sebelumnya bernama Sayyidin Panata Gama yang dibentuk oleh 7 orang personel, dimana 6 di antaranya bersekolah di Al Azhar Cirebon.

Hitler Ngamuk Karena Nurdin Enggak Mau Turun

Lagu Nurdin Turun Downk....